-
Tuesday, 06 March 2012
Tidak ada Komentar
Sakit gigi

Sakit gigi adalah rasa nyeri pada gigi. Sakit gigi disebabkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi, gingivitis atau penyakit rahang, dan masih banyak lagi. Sakit gigi juga merupakan gejala penyakit jantung, seperti angina. Sakit gigi dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke.
Sakit gigi biasanya merujuk kepada rasa sakit di sekitar gigi atau rahang terutama sebagai akibat dari kondisi gigi. Dalam banyak kasus, sakit gigi disebabkan oleh masalah gigi, seperti rongga gigi, gigi retak, suatu akar gigi terekspos, atau penyakit gusi. Namun, gangguan dari (bersama Temporo-mandibula) sendi rahang juga dapat menyebabkan sakit yang disebut sebagai “sakit gigi”. Tingkat keparahan sakit gigi dapat berkisar dari ringan hingga kronis, tajam dan menyiksa. Rasa sakit dapat diperburuk oleh mengunyah atau dingin atau panas. Sebuah ujian lisan menyeluruh, yang mencakup gigi X-ray, dapat membantu menentukan apakah sakit gigi datang dari masalah gigi atau rahang dan penyebabnya.
Kadang-kadang, sakit gigi mungkin disebabkan oleh masalah yang tidak berasal dari gigi atau rahang. Sakit di sekitar gigi dan rahang dapat gejala penyakit jantung (seperti angina atau serangan jantung ), telinga (seperti eksternal infeksi telinga atau bagian dalam), dan sinus (udara bagian-bagian dari tulang pipi). Misalnya, sakit angina (pasokan darah beroksigen yang tidak memadai ke otot jantung karena penyempitan pembuluh darah ke jantung) biasanya terletak di bagian dada atau lengan. Namun, pada beberapa pasien dengan angina, rasa sakit sakit gigi atau rahang adalah satu-satunya gejala dari masalah hati mereka. Infeksi dan penyakit telinga dan sinus juga dapat menyebabkan rasa sakit di sekitar gigi dan rahang. Oleh karena itu, evaluasi oleh dokter gigi dan dokter kadang-kadang diperlukan untuk mendiagnosa penyakit medis yang menyebabkan “sakit gigi.”
Sumber : www.id.wikipedia.org
-
Saturday, 03 March 2012
Tidak ada Komentar
Terlambat 10 menit, Serangan Jantung Bisa Fatal

Jakarta, Penyakit jantung koroner adalah salah satu penyakit mematikan yang disebabkan penyempitan pembuluh darah. Pada penyakit ini, 20-30 persen pembuluh darah tersumbat total. 10 menit saja terlambat mendapat penanganan bisa menyebabkan kematian.
Salah satu gejala khas jantung koroner adalah adanya angina, yaitu rasa sakit di dada waktu beraktifitas, namun hilang ketika tubuh merasa santai.
Inilah sebabnya terkadang orang tidak menyadari jika sedang mengidap penyumbatan pembuluh darah.
“Angina yang paling perlu diwasapadai apabila angina berlangsung lebih dari 30 menit. Apalagi jika angina yang dialami mulai tak stabil. Sebab, itu adalah pertanda serangan jantung sudah dekat,” kata Dr Muhammad Munawar MD, PhD, FACC, FSCAI, pakar penyakit jantung dari RS Jantung Bina Waluya, dalam acara press briefing ‘Pengenalan Teknik Intervensi Non-Bedah (PCI-Percutaneous Coronary Intervention) pada Kondisi Chronic Total Occlusion (CTO) di RS Jantung Bina Waluya, Jakarta, Jumat (2/3/2012).
Sebanyak 30% pasien serangan jantung meninggal dunia karena irama jantung yang sangat cepat. Kebanyakan kasus adalah karena pasien terlambat ditangani. Padahal, 10 menit saja terlambat mendapat penanganan bisa menyebabkan kematian.
Dr Munawar menghimbau agar penderita penyakit jantung segera diberikan penanganan langsung. Jika tersumbat arterinya, harus segera diberi penanganan yang disebut primari PCI, yaitu prosedur penyisipan kateter ke pembuluh darah.
“Banyak dijumpai kasus penanganan jantung terlambat karena penanganan yang terlalu lama, terkadang pihak RS yang dengan sengaja menahan pasien jantung meskipun tidak memiliki profesional yang berpengalaman untuk menanganinya. Ini semakin memperbesar risiko pasien,” kata Dr Munawar.
Atasi Pembuluh Darah Tersumbat Sekarang Tak Perlu Pakai Bedah
Beberapa tahun yang lalu, dokter akan segera angkat tangan jika menemui kasus penyumbatan pembuluh darah total atau chronic total occlusion (CTO). Padahal, sekitar 52% pasien jantung koroner mengalami CTO.
Tapi sekarang, ada inovasi baru yang disebut PCI atau percutaneus coronary intervention. Metode ini dijamin mampu mengatasi CTO dengan tingkat keberhasilan sebesar 80%. Metode konvensional dengan teknik bypass tingkat keberhasilannya hanya sebesar 50%.
Yang lebih hebat lagi, metode PCI tidak memerlukan pembedahan. Dokter akan menyisipkan kawat lewat pembuluh darah di bagian pangkal paha atau pergelangan tangan pasien. Kemudian dipandu untuk menggapai bagian pembuluh darah yang tersumbat.
Setelah kawat masuk, maka dimasukkan pula sebuah lapisan yang mengandung logam penahan yang disebut stent. Ketika balon dikembangkan, maka logam stent akan ikut mengembang dan melonggarkan atau membuka pembuluh darah yang tersumbat.
“Metode ini membutuhkan waktu 4-6 jam. Jika dengan metode bypass biasa, risiko kematian pasien adalah 1-2%. Namun dengan PCI, risiko kematiannya hanya sebesar 0-0,1%,” kata Dr Munawar.
Permasalahan yang dihadapi dengan metode ini adalah kawat yang menembus pembuluh darah dan balon yang dapat pecah. Maka, tidak semua ahli jantung yang dapat melakukan metode ini dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.
“Sebenarnya ada banyak dokter yang dapat melakukan metode ini, tapi yang memiliki tingkat keberhasilan 80% hanya sedikit,” ungkap Dr Munawar.
RS Jantung Binawaluya sendiri sampai saat ini telah menangani 350 orang pasien jantung dengan metode PCI. Sebanyak 73 orang di antaranya mengalami CTO. Di antara sekian banyak pasien, hanya 17 pasien yang gagal ditangani dengan PCI.
Untuk memperbesar tingkat keberhasilan, berbagai revolusi telah dilakukan. Termasuk mengganti bahan stenting dari logam kobal kromium dengan polilaktik acid. Dengan bahan baru ini, stent akan dapat menyatu dengan pembuluh darah dalam waktu 1-2 tahun. Namun hal ini baru terealisasi akhir tahun ini atau mungkin tahun depan.
Sumber : www.health.detik.com
-
Monday, 06 February 2012
Tidak ada Komentar
Tips Menjaga Kesehatan Jantung

Tips Menjaga Kesehatan Jantung
Jantung adalah salah satu organ tubuh kita yang sangat penting dan harus dijaga kesehatannya. Di Indonesia, penyakit jantung berpotensi tinggi sebagai penyebab kematian. Maka dari itu, harus lebih ditekankan dalam diri kita tentang betapa pentingnya menjaga kesehatan jantung. Sudah beberapa orang bahkan artis ternama seperti Ade Namnung, Ida Kusumah, Adji Massaid, Benyamin S, dll harus mengakhiri hidupnya karena penyakit itu. Angka kematian karena penyakit ini akan selalu bertambah seiring dengan bertambah buruknya gaya hidup masyarakat.
Berikut ini adalah beberapa tips mengoptimalkan dan menjaga kesehatan jantung :
1. Bernafas.
Pernafasan dalam dan perlahan akan mengurangi beban kerja jantung, membuat jantung lebih kuat dan berkerja lebih efisien. mendapat cukup oksigen, mencegah hipertensi dan membuat jantung lebih awet.
2. Tidur.
Seseorang yang tidur hanya enam jam atau kurang dari enam jam dalam sehari akan beresiko memiliki banyak protein C – reactive yang berkaitan dengan penyakit jantung.
3. Jalan Kaki.
Melakukan jalan kaki dengan cepat selama tiga jam dalam seminggu akan menurunkan resiko terkena penyakit jantung koroner 30 – 40 %.
4. Buah.
Banyak mengkonsumsi buah akan membuat jantung sehat dan segar. Misalnya kita mengkonsumsi buah pisang yang akan membantu menurunkan darah tinggi dan menjaga otot jantung, atau buah jeruk, melon dan pepaya yang mengandung vitamin C yang baik untuk jantung.
5. Sayuran.
Berbagai macam sayuran yang baik untuk jantung misalnya bayam baik untuk kesehatan pembuluh darah arteri, brokoli yang berfungsi sebagai zat pelindung jantung, tomat yang berfungsi menjaga kerusakan pembuluh arteri.
6. Air Putih.
Memperbanyak minum air putih lebih dari lima gelas sehari akan dapat membantu memperlancar konerja jantung dan darah lebih kental.
7. Senyum.
Senyum dan tawa akan memperlancar sirkulasi darah, mengurangi beban pembuluh darah dan mengurangi penyakit jantung.
Begitu mudah kan cara menjaga kesehatan jantung kita..? Mari mulai sekarang biasakanlah mencanangkan pola hidup sehat dalam hidup kita agar jantung selalu sehat dan semangat.
Sumber : www.anekamacamtips.blogdetik.com
-
Tuesday, 10 January 2012
Tidak ada Komentar
Air es membahayakan jantung

Siapa yang tidak mengenal es dari sumber yang ada ternyata es sangat berbahaya untuk jantung. Untuk sumbernya klik http://healthmad.com/conditions-and-diseases/water-ice-hazards-for-heart sehingga dalam catatan penting adalah
Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai merasakan tangan kiri. Terlalu berhati-hati pada awalnya sakit sedikit di bagian atas dada Anda. Anda mungkin tidak akan mengalami rasa sakit dada pada serangan pertama serangan jantung. Kelelahan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya. Bahkan, 60% pasien dengan penyakit jantung tidak bangun setelah tidur. Ayo, kita waspada dan hati-hati, semakin kita tahu, lebih cerah peluang untuk terus hidup ahli jantung kita berkata, jika semua orang yang menerima artikel ini dibawa ke 10 orang lain, ia yakin akan dapat menyelamatkan satu nyawa.
Dalam logika, mungkin ada kebenaran. Orang-orang Cina dan Jepang untuk berlatih minum teh panas bukan air saat makan dan es. Mungkin waktu kita telah tiba untuk meniru kebiasaan minum air panas / hangat sambil menikmati hidangan!
Kami tidak akan kehilangan apapun bahkan akan mendapatkan manfaat dari kebiasaan ini. bagi siapa saja yang suka minum air es, artikel ini sesuai untuk Anda untuk membaca. Saat itu enak dan segar minum air es setelah makan, tetapi akan fatal! Namun, air es akan membekukan makanan berminyak yang baru kita makan. Ia akan memperlambat proses pencernaan kita. Ketika lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan mempersempit saluran banyak dan dari waktu ke waktu akan menyebabkan lemak bersama-sama dan kita sudah gemuk dan menuju berbagai penyakit. Cara terbaik adalah untuk minum sup panas atau air panas / hangat setelah makan.
Sumber : www.ripiu.com
-
Friday, 06 January 2012
Tidak ada Komentar
Akibat Begadang Menonton Bola Bagi Kesehatan

Kalau kita sudah fanatik dengan salah satu tim olahraga sepak bola, tidur pun rela untuk ditinggalkan demi menonton tim kesayangannya. Begad
ang untuk menonton bola boleh-boleh saja asalkan memperhatikan kondisi badan atau kesehatan kita. Jangan terlalu memaksakan diri untuk begadang menonton bola apabila badan sedang tidak fit.
Banyak di antara orang-orang mengalami kelelahan dan jatuh sakit bahkan sampai dirawat di rumah sakit akibat dari begadang menonton bola di tengah malam sampai menjelang waktu subuh. Biasanya mereka yang jatuh sakit ini, mereka juga harus pergi ke kantor pagi-pagi hari. Padahal mereka belum sempat mengistirahatkan badannya.
Dr. H. Ari Fahriaj Syam SpPD- KGEH. MMB., dokter dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengatakan, untuk mengikuti setiap pertandingan, harus diantisipasi kondisi kesehatannya. Terlebih apabila pada pagi harinya wajib melakukan aktivitas dan ditambah dengan perubahan cuaca yang ekstrim saat ini. Jika terus-menerus menonton siaran langsung sepak bola baik sore, malam, maupun dini hari, yang terjadi adalah kurang tidur.
Waktu istirahat yang berkurang akibat begadang membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun merupakan sistem yang sangat diperlukan oleh manusia untuk melawan dan menahan serangan berbagai micro organisme merugikan seperti microba, virus, parasit dan bakteri yang hidup di sekeliling kita. Sebagai contoh, sistem imun pada tubuh akan terganggu bahkan berhenti bekerja sama sekali saat organ-organ dalam tubuh yang memproduksi imunitas sudah tidak dapat bekerja dengan normal, pada saat itulah tubuh tidak lagi memiliki pelindung dari serangan micro organisme merugikan hingga kita sangat rentan terhadapat serangan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Sistem kekebalan tubuh manusia akan meningkat sangat pesat disaat kita tidur, karena proses pelepasan racun dalam tubuh (de-toxin) terjadi saat tubuh kita sedang tidak beraktivitas (tidur). Waktu malam hari menurut jam biologis manusia normal adalah saat untuk pembuangan zat racun (de-toxin) yang menempel pada tubuh pada waktu siang hari. Jika tubuh tidak memanfaatkan proses de-toxin pada sistem antibodi secara maksimal misal dengan tidur pulas minimal 8 jam setiap hari, maka kinerja organ dalam tubuh dalam melakukan proses pembuangan racun menjadi kurang efektif.
Kurang tidur akibat menonton sepak bola sampai dini hari juga menimbulkan sakit kepala dan timbulnya migren (sakit kepala sebelah) maupun vertigo (pusing tujuh keliling). Berbagai gangguan kesehatan dapat terjadi karena kelelahan tersebut. “Kelelahan berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan sistim pencernaan, gangguan sistim jantung, dan pembuluh darah termasuk pembuluh darah otak serta penurunan daya tahan tubuh.” tambah Dr Ari.
Solusinya agar kesehatan kita tidak mudah terganggu adalah minumlah air putih yang banyak ketika begadang menonton bola dan jangan minum kopi dengan alasan agar mata tetap terjaga. Justru dengan meminum kopi akan memperburuk keadaan. Dengan meminum air putih yang banyak akan membuat badan tidak lemas di pagi hari. Dan jika ada kesempatan untuk istirahat, dianjurkan untuk tidur sejenak. Dan tetap mempertahankan jumlah tidur minimal 6 jam sehari. (riy)
Sumber : www.lgindonesiablog.com






Dokter hari ini

