-
Friday, 09 December 2011
Tidak ada Komentar
WASPADAI SERANGAN JANTUNG ATAU HANYA ‘ANGIN DUDUK’ | PERBEDAAN GEJALA SERANGAN JANTUNG DAN MASUK ANGIN

Dalam banyak kasus, serangan jantung sering didahului dengan keluhan yang mirip masuk angin atau ‘angin duduk’ seperti badan pegal-pegal dan rasa tidak enak badan. Akibatnya gejala itu sering tidak ketahuan, laluhanya dikerok hingga terlambat mendapat pertolongan.
“Gejala serangan jantung sering dianggap ‘angin duduk’, seperti badan pegal-pegal, keringat seluruh tubuh, mual, muntah dan sesak, yang akhirnya cuma kerokan. Namun setelah tidak membaik baru berpikir kalau tubuhnya ada masalah serius. Itu yang berbahaya karena akhirnya terlambat mendapat pertolongan,” jelas Dr Muhammad Yamin, Sp.Jp (K), FACC, FSCAI, ahli utama kardiovaskular dari Eka Hospital, dalam acara temu media ‘Hand in Hand for Healthier’ di Eka Hospital, Tangerang, Selasa (15/11/2011).
Padahal dalam serangan jantung ada istilah ‘time is muscle, muscle is live’. Semakin cepat pasien serangan jantung mendapat pertolongan maka semakin besar kesempatannya untuk hidup.
“Serangan jantung butuh pertolongan yang cepat. Bila terjadi sumbatan pembuluh darah, maka dalam 2 jam ada 50 persen otot jantung yang mati dan tidak bisa kembali normal. Makanya jika ada gejala segera bawa ke rumah sakit. Jika memang serangan jantung maka dapat segera ditolong,” jelas Dr Yamin.
Menurut Dr Yamin, golden moment untuk mendapat pertolongan pada pasien serangan jantung adalah dalam 2 jam pertama, karena obat pengencer bekuan darah bekerja terbaik dalam 2 jam. Namun dokter di dunia sepakat bahwa dalam 12 jam pertama pasien masih bisa mendapat pertolongan.
“Saat ada serangan jantung, pasien bisa mendapat pertolongan pertama dengan mengunyah aspirin. Aspirin bisa menghalangi partikel bekuan darah (platetet) untuk membeku,” lanjut Dr Yamin.
Bila pasien serangan jantung tidak segera mendapat pertolongan, maka sumbatan di jantung akan semakin luas. Akibatnya akan terjadi:
1. Gangguan irama jantung. “Akibat listriknya ngaco bisa menyebabkan kematian,” jelas Dr Yamin.
2. Pompa jantung yang menjadi lemah. Meski pasien nantinya bisa diselamatkan, tapi kualitas hidupnya akan menurun karena sering merasa sesak napas hanya dengan sedikit gerak.
3. Kebocoran dinding bilik atau sekat jantung yang menyebabkan kematian mendadak.Gejala yang spesifik pada serangan jantung dan tidak ada pada masuk angin atau ‘angin duduk’ adalah nyeri dada. Gejala serangan jantung yang khas adalah nyeri dada atau leher atau rahang (seperti ditekan atau dihimpit) yang berlangsung lebih dari 30 menit. Biasanya disertai gejala berkeringat seluruh tubuh, mual dan muntah, sesak.
Sumber : detikHealth
-
Friday, 09 December 2011
Tidak ada Komentar
10 makanan tidak sehat versi WHO

Tidak semua jenis makanan enak itu sehat, beberapa makanan enak malah bisa merusak badan kita, berikut beberapa makanan yang tidak sehat menurut WHO.
1. Gorengan
Gorengan kandungan kalorinya tinggi, kandungan lemak/minyak dan oksidanya tinggi. Bila dikonsumsi secara regular dapat menyebabkan kegemukan, mengakibatkan hyperlipitdema dan sakit jantung korener. Dalam prosese menggoreng sering terjadi bnayak zat karsiogenik, hal mana telah dibuktikan kecenderungan kanker bagi mereka yang mengkonsumsi makanan gorengan jauh lebih tinggi dari yang tidak / sedikit mengkonsumsi makanan gorengan.2. Makanan kalengan
Baik yang berupa buah kalengan atau daging kalengan, kandungan gizinya sudah banyak dirusak, terlebih kandungan vitaminnya hampir seluruhnya dirusak. Terlebih dari itu kandungan proteinnya telah mengalami perubahan sifat hingga penyerapannya diperlambat.
Nilai gizinya jauh berkurang. Selain itu banyak buah kalengan berkadar gula tinggi dan diasup ke tubuh dalam bentuk cair sehingga penyerapannya sangat cepat. Dalam waktu singkat dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat, memberatkan beban pankreas. Bersamaan dengann tingginya kalori, dapat menyebabkan obesitas.3. Makanan asinan
Dalam proses pengasinan dibutuhkan penambahan garam secara signifikan, hal mana dapat mengakibatkan kandungan garam makanan tersebut melewati batas, menambah beban ginjal. Bagi pengkonsumsi makanan asinan terbut, bahaya hipertensi dihasilkan. Terlebih pada proses pengasinan sering ditambahkan amonium nitrit yang menyebabkan peningkatan bahaya kanker hidung dan tenggorokan. Kadar garam tinggi dapat merusak selaput lender lambung dan usus. Bagi mereka yang secara kontinu mengkonsumsi makanan asin radang lambung dan usus kemungkinan tinggi.4. Makanan daging yang diproses (ham, sosis, dll)
Dalam makanan golongan tersebut mengandung garam nitrit dapat menyebabkan kanker, juga mengandung pengawet/pewarna dll yang memberatkan beban hati/hepar. Dalam ham dsb kadar natriumnya tinngi, mengkonsumsi dalam jumlah besar dapat mengguncangkan tekanan darah dan memberatkan kerja ginjal.5. Makanan dari daging berlemak dan jerohan
Walaupun makan ini mengandung protein yang baik, vitamin dan mineral tapi dalam daging berlemak dan jerohan mengandung lemak jenuh dan kolestrol yang sudah divonis sebagai pencetus penyakit jantung. Makan jerohan binatang dalam jumlah banyak dan waktu lama dapat menyebabkan pernyakit jantung koroner dan tumor ganas (kanker usus besar), kanker payudara dll.6. Olahan Keju
Sering mengkonsumsi olahan keju dapat menyebabkan penambahan berat badan hingga gula drah meninggu. Mengkonsumsi cake/kue keju bertelur menyebabkan kurang gairah makan. Konsumsi makanan berkadar lemak dan gula tinggi sering mengakibatkan pengosongan perut. Banyak kasus terjadinya hyperakiditas dan rasa terbakar.7. Mi instant
Makanan ini tergolong makanan tinggi garam, miskin vitamin, mineral. Kadar garam tinggi menyebabkan beratnya beban ginjal, meningkatkan tekanan darah dan mengandung trans lipid, memberatkan beban pembuluh darah jantung.8. Makanan yang dipanggang/dibakar
Mengandung zat penyebab kanker. (JAWABAN.COM-Menurut Saptawati Bardosono, Ahli Gizi Departemen Nutrisi, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, proses pembakaran makanan baik dengan arang atau lainnya sering dibarengi pembentukan arang atau gosong. Gosong pada makanan ini berbahaya karena mengandung banyak atom karbon, yang dalam jumlah besar bisa memicu timbulnya kanker (karsinogenik))9. Sajian manis beku.
Termasuk golongan ini ice cream, cake beku dll. Golongan ini punya 3 masalah karena mengandung mentega tinggi yang menyebabkan obesitas karena kadar gula tinggi mengurangi nafsu makan juga karena temperature rendah sehingga mempengaruhi usus.10. Manisan kering
Mengandung garam nitrat. Dalam tubuh bergabung dengan ammonium menghasilkan zat karsiogenik juga mengandung esen segai tambahan yang merusak hepar dan organ lain, mengandung garam tinggi yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan memberatkan kerja ginjal.Sumber: infospesial.com
-
Friday, 09 December 2011
2 Komentar
Merawat Jantung Episode 1 (Penyakit Jantung dan Perawatannya)

Kata ‘Anjing’ selalu membuat kedua kakiku gemetaran, entah kenapa kata itu begitu terasa menekan jiwaku, mungkin karena masa kecilku yang keseringan dikejar anjing. Pas masih TK, aku selalu yakin akan kecepatan lariku dan aku bangga akan hal itu hingga suatu ketika seekor anjing membuatku putus asa karena membuktikan bahwa aku tidak lebih cepat dibanding dia, saat itu aku pulang dengan tangis dan derita batin yang amat sangat, bukan karena dikalahkan anjing adu cepat tapi lebih karena anjingnya melompatiku dan melakukan smackdown ala the rock kepadaku. Sekarang mengingatnya malah semakin membuatku tidak mengerti apa sih yang sebenarnya anjing itu inginkan dariku. Hingga SMP aku selalu merasa segala gerak gerikku diintai oleh sekelompok anjing alien yang berkomunikasi menggunakan alat canggih dan memiliki markas disuatu tempat, ini kusadari setelah menonton film CAT vs DOG (aku rasa film ini diangkat dari kisah nyata), ah enggak lah, yg benar hingga SMP aku dan anjing tetangga gak pernah akur.
Oh hampir lupa, maaf terlanjur curhat jadi lupa dengan jantungnya, mengenai ceritaku yang di atas memang secara langsung tidak berhubungan dengan topik kita mengenai merawat jantung, tapi coba kita selidiki. Ternyata 99% jantung bayi yang baru lahir berada dalam keadaan sehat wal afiat, yang satu persen adalah cacat bawaan atau kelainan jantung yang diderita sejak masa kehamilan, itupun masih bisa disembuhkan dengan berbagai cara dari yang termudah hingga operasi tapi kali ini kita akan bahas yang 99% itu.
Nah dimulai saat bayi yang lahir dengan jantung yang sehat, menurut instink kedokteranku dan saran dokter sesungguhnya <-(ini yang penting) Hal pertama yang dilakukan dalam merawat jantung adalah membugarkan otot jantung. Perawatan dalam membugarkan otot jantung bisa dilakukan melalui olahraga persis seperti yang sering kulakukan bersama partnerku ‘anjing’ (gak aku saranin), bisa juga dengan olahraga-olahraga yang jauh lebih menyenangkan lainnya misalnya nih; sepak bola, voli, takraw ataukah kejar-kejaran ataukah olahraga favoritku petak umpet (yang ini aku jago). Yang penting banyak gerak bagi anak-hingga-remaja sangatlah penting dalam pembentukan dan penguatan otot jantung.
Nah ternyata bukan hanya karet yang bisa mengendur, otot jantung juga bisa mengendur, yang membedakan keduanya hanyalah akibatnya, kalau karet mengendur celana bisa kedodoran dan terkadang bisa malu-maluin apalagi kalo pas main bola di pantai yg nonton cewe’-cewe’, tapi kalo otot jantung mengendur bisa-bisa kita bakalan terserang penyakit aneh-aneh, apalagi komplikasi dengan asma, bisa susah tidur, pembengkakan jantung dan masih banyak yang seram-seram. Sebenarnya inilah tujuan olahraga bagi jantung, agar otot selalu bugar dan kuat dalam memompa pasokan darah keseluruh tubuh. Untuk merawatnya adalah paling tepat dilakukan sejak kita masih kecil. Mungkin diantara kita berpikir dan termasuk aku juga ‘bagaimana dengan kita-kita yang udah terlanjur tua?’ … tenang-tenang, aku juga sempat dibuat depresi dengan hal itu, tapi bersabarlah karena hal ini harus dijelaskan secara berurutan.
Kemampuan Jantung sendiri memompa darah keseluruh tubuh ternyata berbeda antara satu orang dengan orang lainnya, Loh ko’ bisa?. Jawabannya bukan lain adalah jumlah darah dan jumlah oksigen serta makanan yang bisa diangkut untuk kebutuhan sel seluruh tubuh kita berbeda. Jantung Olahragawan bisa memenuhi kebutuhan sel tubuhnya hanya dalam sekali degup sedangkan ‘blogger kayak aku’ mungkin bila disamakan kuota dalam satu degupan olahragawan, aku sendiri butuh 2-3 kali degupan dengan pasokan oksi dan zat makanan yang sama. Nah tau kan sekarang kenapa ada orang yang dalam satu menit jantungnya berdegup lebih sering dibanding yang lain, dan paru-parunya lebih ngos-ngosan dibanding yang lainnya, sekarang bisa kita simpulkan bahwa keadaan Jantung setiap orang berbeda-beda, dan yang membedakan adalah jenis kegiatan kita sedari kecil hingga dewasa. Jantung yang tidak bugar akan bekerja lebih berat selama bertahun-tahun dan ini sangat beresiko mengalami pengenduran otot jantung hingga mengakibatkan pembengkakan jantung bahkan koroner. Dan aku ingatkan bahwa Paru-Paru tidak bisa dipisahkan dalam tema kita sekarang ini mengenai ‘Merawat Jantung’
Sebelum kita berkenalan dengan paru-paru, ‘Perkenalkan teman dekat Jantung, Si Koroner’, aku saranin hati-hati lah dengan si koroner ini karena sering malaikat maut di undang oleh dia. Tau tidak kenapa Jantung Koroner begitu mematikan dan memilukan bagi keluarga yang ditinggalkan? Karena pembuluh koroner lah yang menjadi tempat tumbuhnya lipid (semacam bisul), lipid ini akan tumbuh seiring bertambahnya umur disertai bertambahnya kebiasaan buruk kita manusia, ‘tau sendiri kan kebiasaan seperti apa?’ Okelah aku kasi petunjuk, seperti Junkfood, rokok, alkohol, dan makanan berlemak tak jenuh tinggi (berkolesterol). Perlu kita ketahui bersama bahwa lipid ini sewaktu-waktu sangat memungkinkan untuk pecah dan disaat inilah penderitanya akan mengalami serangan jantung koroner karena tersumbatnya pembuluh darah akibat pecahnya lipid tadi. Nah yang paling membuatku ngeri adalah keluarga yang ditinggalkan akibat penyakit jantung ini, ternyata keturunan juga menjadi faktor resiko terkena penyakit yang sama. AAAAh ngerinyaaaa, sekarang aku harus hidup sehat nih.
Sekarang kita mengenal dua jenis penyakit jantung yang disebabkan oleh kebiasaan kita sendiri, yang pertama adalah Gagal Jantung (pembengkakan jantung) yang mana diakibatkan karena jantung yang tidak bugar dan selalu bekerja terlalu keras selama bertahun-tahun. Dan yang kedua adalah Jantung koroner diakibatkan oleh lipid yang tumbuh dalam pembuluh koroner dan pecah hingga menyumbat aliran darah (faktor makanan).
Selanjutnya adalah cara merawat jantung menggunakan paru-paru.
Seingatku selama sekolah SD, SMP, dan SMA dibanding kecepatan membaca, kecepatan lariku jauh dari harapan masa TK-ku, entah kenapa tiap lomba lari pas pelajaran olahraga yang aku lihat selalu bokong temenku, ya iyalah namanya juga posisi buncit. Apa mungkin karena itu juga sekarang bokong sudah gak menarik lagi bagiku. ‘Ah sudahi bicara bokong’, sekarang kita bicara paru-paru. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap sel tubuh membutuhkan oksigen, zat makanan, dll. Dan dari jaman pra sejarah hingga sekarang yang bertugas untuk mengantarkannya adalah darah. Darah sendiri mengambil oksigen dari paru-paru dan digerakkan oleh jantung keseluruh tubuh. Kira-kira begitulah prosesnya.Kenyataannya bahwa tiap sel tubuh sendiri tidak peduli tentang ini, memang sel tubuh hanya menerima dan menggunakan, dan bila tidak diberi mereka tidak akan demo ko’, cukup hanya diam nunggu hingga mati (sabar banget ya). Kalo begini jadinya yang kena marah pasti si darah kenapa tidak bisa mengangkut oksigen lebih banyak, mendengar hal itu darah juga gak mau disalahin dan dia merasa paru-parulah yang lebih salah kenapa gak bisa memasok oksigen lebih banyak, dipojokkan seperti itu paru-paru tidak terima, dia langsung melototin jantung dan bilang ‘Hanya ada satu tersangkanya!!! JaNTUNG! kaulah yang bertanggung jawab! kenapa tidak bisa memompa lebih banyak darah dalam sekali degupan!’. Perdebatan tersebut berlangsung begitu ketat dan lama mengalahkan debat calon presiden, ocehan dan tuduhan serta saling sikut tak terhindarkan.
. . .
Beberapa saat setelah ketiganya saling melempar tuduhan dan ocehan. Akhirnya mereka sepakat bahwa tersangka utamanya adalah orang tempat mereka digunakan.
. . .

Paru-paru sangat berperan penting dalam memulai memperbaiki otot jantung, yaitu dengan melakukan nafas dalam-dalam atau kalau memungkinkan bisa disertai meditasi tiap pagi selama 10 menit hingga 30 menit. Aku punya petunjuk latihan detilnya tapi aku lupa naruh bukunya dimana, yang jelas pengarangnya bernama Jos Usin, beliau keren banget dan sudah banyak mendapatkan penghargaan dari PBB bidang kesehatan. Mengenai meditasi ini akan ada postingannya tersendiri, jadi bersabar ya. Tapi aku sendiri bisa tekankan bahwa meditasi dengan menarik nafas dalam-dalam tiap pagi sangatlah berguna dalam memulai melatih otot jantung selain dengan berolahraga tentunya.Yang jelasnya kita sudah tau kenapa jantung, koroner dan paru-paru begitu penting untuk kita rawat. Yang pertama adalah merawat sejak dini dengan bergerak lebih banyak, dan yang kedua adalah memastikan bahwa udara yang kita hirup sehat serta banyak, tidak semua udara mengandung oksigen yang cukup, bahkan banyak udara di daerah perkotaan yang mengandung lebih banyak radikal bebas dan karbondioksida dibanding oksigen sendiri.
Sumber: Sehat itu Murah oleh Dr. Handrawan Nadesul, penerbit KOMPAS.
-
Friday, 09 December 2011
Tidak ada Komentar
Merawat Jantung episode 2 (Jantungmu Umurmu)

Kesehatan Jantung
Pagi-pagi aku sudah panasin mesin motor, hari itu sekitar jam 6 pagi dengan hati gembira ku melayang di udara mengendarai motor bebek biru yang walaupun lebih terlihat cokelat sih, birunya sudah menyatu dengan lumpur dan debu. Iya kebetulan musim hujan dan aku lagi ketagihan malas-malasan bahkan untuk mendengar kata mencuci. Sembari asyik nge-gas nge-rem nge-gas nge-rem berkali-kali kebetulan komplek rumahku polisi yang pada tiduran di jalan itu banyak banget, banyak orang yang lari-lari kecil bawa anjing tapi sayang gak ada cewe. Disamping itu banyak juga orang tua yang berjalan menyusuri trotoar dengan matahari pagi yang semakin cerah memanasi aspal. Semakin diperhatikan kakek-nenek ini rajin benar olahraganya ya, dalam hati aku kagum melihat mereka dengan tekun walaupun punggung mulai ringkih masih menyempatkan diri dan meluangkan waktu untuk olahraga.Sambil duduk nunggu nasi kuning yang dari tadi aku pesan, pikiran dan mataku tertuju ke orang-orang yang sibuk olahraga apalagi kakek-nenek yang entah karena semangat atau karena diperhatiin oleh anaknya dari jauh tampaknya begitu giat berjalan kesana-kemari seakan lagi nyari duit jatuh. Langsung teringat di otakku yang encer ini acara talk show yang pernah kutonton di metro tv (kebetulan mengenai penyakit jantung).
Isinya kira-kira begini, “Tidak ada yang salah sama sekali dengan olahraga di usia tua, tidak ada kata terlambat bagi yang ingin berubah. Mengubah sakit menjadi sehat memang tidak semudah membalik tudung saji. Yah benar, bagi kita dan kakek-nenek tadi terkadang muncul anggapan bahwa olahraga adalah jalan termurah dan tersehat untuk sehat. Tapi kita perlu juga mengetahui bahwa faktanya bagi kita yang sudah berusia dewasa hingga usia lanjut olahraga bukan lagi menjadi solusi terbaik untuk mencegah serangan jantung (dicatat ya: mencegah serangan jantung)”.
Aku mendengar seorang dokter di acara talk show metro tv tadi yang secara nyata menegaskan bahwa “olahraga tidak lebih bermanfaat dari obat-obatan bila bicara mengenai mencegah serangan jantung apalagi yang sudah berumur”, jujur saja aku kaget mendengar itu tapi malah membuatku tambah semangat menyimak. “Olahraga memang bermanfaat untuk melatih otot tubuh, menguatkan sendi, dll, Tapi bila berbicara mencegah serangan jantung, hal ini kurang lebih hanya 5% bermanfaat dibanding obat-obatan yang kalau tidak salah sekitar 40% pengaruhnya. Dan sisanya dibagi oleh jalan operasi, diet (atur pola makan), dll.” Mengenai obat-obatan tersebut yang paling sering di sebut adalah aspirin (obat yang secara ajaib bisa mengencerkan darah), dan untuk obat lainnya aku gak berani nyebut silahkan konsultasi ke dokter sungguhan untuk yang satu ini. Olahraga yang kita sedang bicarakan disini adalah mengenai manfaatnya dalam mencegah serangan jantung koroner, jadi tetap disarankan berolahraga yang teratur untuk menjaga kebugaran tubuh secara menyeluruh.
Kita sebaiknya tidak perlu takut untuk berkonsultasi kepada dokter bila gejala sakit jantung sudah kita rasakan, pada awalnya nyeri di dada yang cuma beberapa detik mungkin tidak mengganggu anda. Tapi, berhati-hatilah karena nyeri seperti ini bila tidak segera di periksakan bisa berakibat fatal pada diri kita sendiri di kemudian hari, apalagi bila nyeri tersebut sudah berlangsung lebih dari beberapa detik, mungkin beberapa menit, bahkan jam. Hal ini terjadi karena lipid dalam pembuluh jantung koroner yang sudah semakin membesar dan mulai menutup aliran darah, semakin besar lipid ini akan semakin menyakitkan, hal mengenai lipid ini sudah dijelaskan pada postingan merawat jantung episode 1.Aku paling sering protes dengan ucapan ulang tahun, menurut aku walaupun agak oon dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebaiknya ucapan itu ngak usah pake ‘semoga panjang umur’. Beneran deh, liat aja banyak di antara kita yang panjang umur tapi sakit-sakitan, banyak juga yang sampe umur 80-100 tapi dalam keadaan miskin pas-pasan, ada panjang umur tapi keluarganya berantem mulu. Kalo aku mau milih aku milih ucapan ‘semoga sehat selalu, cinta keluarga, dimudahkan rejeki sepanjang hidupnya’. Tapi by the way memiliki umur panjang memang banyak diidam-idamkan, itu bukan masalah selama kita senang dan bahagia. Dan ternyata bila kita rentang umur sel tubuh manusia, kita sendiri masing-masing bisa berumur at least 120 tahun! Astaga, bisa kita bayangkan betapa banyak umur yang kita buang hanya demi rokok, junk food, alkohol, narkoba, malas olahraga, dan kebiasaan tidak sehat lainnya.
Jantung sebagai pemimpin organ dalam adalah faktor penentu panjang tidaknya umur kita, bila jantung kita bugar dan sehat serta kuat kan bisa kita pastikan gak akan mati karena penyakit jantung. Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia, jadi bila kita menghindari hal-hal yang bisa merusak jantung artinya kita sudah aman dari pembunuh nomor wahid ini.
Dengan begitu kita juga lebih mudah untuk konsentrasi dengan penyakit lain yang mungkin tidak bisa kita hindari, dan tentunya dengan jantung sehat segala penyakit akan lebih mudah untuk diobati.
Yang dokter-dokter selalu ingatkan adalah berkonsultasilah ke dokter bila ada keluhan nyeri di dada, kebanyakan keluhan seperti ini adalah gejala sakit jantung.
Semoga bermanfaat.. yay!
Sumber : Sehat itu murah oleh Dr. Hendrawan Nadesul, penerbit KOMPAS.
-
Thursday, 08 December 2011
Tidak ada Komentar
Tips jika terjadi gejala serangan jantung

Setiap tahun, jutaan orang di seluas dunia mengalami serangan jantung. Tidak semua serangan jantung mengakibatkan kematian. Namun, umumnya setiap pasien yang pernah mengalami serangan jantung menderita beberapa dampak lanjutannya. Sedangkan sisanya tidak tertolong lagi.
Berikut ini adalah tips jika gejala serangan jantung terjadi pada Anda:
- Kenalilah gejala-gejala tersebut apakah terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar.
- Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam.
- Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang di sekitar Anda dengan memberikan informasi yang sama.
- Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik.
- Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman.
- Tetaplah tenang, tidak soal Anda korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan.
Melihat berharganya organ jantung ini untuk kelangsungan hidup, maka segeralah perbaiki gaya hidup Anda agar tetap sehat. Mulailah menikmati makanan yang sehat, bergizi dan rendah kolesterol. Hindari merokok dan stres. Serta berolahragalah secara teratur. Mulailah dengan gaya hidup yang sehat sejak hari ini untuk menyayangi jantung Anda. Bila perlu, konsumsi suplemen / vitamin untuk kesehatan jantung, seperti : WELLNESS Omega 3 (120), WELLNESS Odorless Garlic (120), Nature’s Plus Cardio Actin, Natrol Omega 3 Fish Oil 1200mg.
Sumber : www.autricee.com/article






Dokter hari ini

